Pengertian Penyuluhan Sosial
Menurut
Kepmensos, Pusat Penyuluhan Sosial menyatakan bahwa penyuluhan sosial adalah
sebuah proses pengubahan perilaku yang dilakukan melalui penyebarluasan informasi,
komunikasi, motivasi dan edukasi oleh penyuluh sosial, baik secara lisan, tulisan maupun peragaan kepada kelompok
sasaran, sehingga muncul pemahaman yang sama,
pengetahuan dan kemauan guna partisipasi secara aktif dalam pembangunan kesejahteraan sosial.
Hal yang mempengaruhi penyuluhan yang efektif dan
efisien
Penyuluhan
dikatakan efektif dan efisien jika tercapainya tujuan yang diinginkan dalam
waktu yang singkat dan tepat sasaran.
1. Prinsip-prinsip
Penyuluhan
Untuk melakukan penyuluhan yang
efektif dan efisien, seorang penyuluh harus
memperhatikan prinsip penyuluhan. Artinya
seorang penyuluh harus melakukan
penyuluhan sesuai dengan prinsip
penyuluhan. Adapun prinsip-prinsip dari penyuluhan
adalah
sebagai berikut :
· Minat dan
kebutuhan
Dalam
melakukan penyuluhan berdasarkan minat dan kebutuhan warga sasaran.
· Organisasi
Masyarakat bawah
Target penyuluhan harus sampai pada
organisasi masyarakat bawah.
· Keragaman
Budaya
Melakukan
penyuluhan harus menyesuaikan atau mengetahui budaya warga sasaran.
· Perubahan
Budaya
Penyuluhan
sosial harus memberikan perubahan budaya. Misalnya, budaya mencangkul menjadi
menggunakan traktor.
· Kerjasama
dan partisipasi
Dalam
melakukan penyuluhan seorang penyuluh harus bisa bekerjasama dengan warga
sasaran dan menjadikan atau mengkondisikan agar warga sasaran dapat ikut andil
atau berpartisipasi dalam penyuluhan.
· Demokrasi
dalam penerapan ilmu
Dalam
menerapkan ilmu atau penyuluhan, penyuluh harus menggunakan beberapa metode
atau menggunakan prinsip demokrasi dengan mendengarkan aspirasi atau pendapat
masyarakat sasaran.
· Belajar
sambil bekerja
o
Penyuluh sambil belajar dengan menerangkan.
o
Bekerja, maksudnya penyuluh dalam melakukan penyuluhan
sambil mempraktekkan dan memperagakan.
· Menggunakan
metode yang sesuai
Metode
menyesuaikan dengan kondisi atau karakteristik warga sasaran.
· Kepemimpinan
Seorang
penyuluh harus bisa menciptakan pemimpin-pemimpin bagi diri sendiri untuk bisa
menjaga dirinya sendiri.
· Spesialis
yang terlatih
Seorang
penyuluh harus mempunyai suatu kemampuan, ilmu atau menguasai materi yang akan
di suluhkan.
· Segenap
Keluarga
Penyuluhan
harus bisa sampai ke segenap keluarga.
· Kepuasan
Masyarakat
harus merasa puas dengan adanya penyuluhan, karena penyuluhan yang disampaikan
di rasa bermanfaat bagi mereka.
2. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penyuluhan
Sosial
Hal
lain yang mempengaruhi penyuluhan sosial yang efektif dan efisien adalah
faktor-faktor yang mempengaruhi penyuluhan sosial. Adapun faktor-faktor
penyuluhan sosial tersebut adalah :
·
Faktor yang
mempengaruhi perubahan
1. Keadaan pribadi sasaran :
a) Sasaran
penyuluhan adalah manusia dengan segala kelebihan dan kekurangannya.
b) Perlu diamati pada diri sasaran ada tidaknya motivasi pribadi untuk
melakukan perubahan.
c) Apakah ada
kekuatan yang menghambat:
1) Adanya kegagalan pada masa lalu, karena kegagalan,
2) Kekurangsiapan melakukan perubahan,
3) Tidak mau menanggung resiko.
2. Kondisi Lingkungan Fisik :
a) Kondisi
geografis
b) Sarana dan
prasarana
c) Aksesibilitas
3. Lingkungan Sosial Budaya:
a) Kebudayaan
b) Opini publik
c) Kekuatan
lembaga sosial
d) Kekuatan-kekuatan
ekonomi
·
Faktor Pendukung Efektifitas Penyuluhan Sosial
1. Metode Penyuluhan
a) Metode
partisipatif artinya bahwa seorang penyuluh sosial tidak menggurui,
mengindoktrinasi tetapi memfasilitasi masyarakat sehingga masyarakat dapat berperan secara aktif, berada
ditengah-tengah masyarakat untuk
mengkaji dan menyuluh dengan teknik Participatory Rural Appraisal (PRA).
b) Metode
dialog interaktif artinya bahwa seorang tenaga penyuluh sosial tidak hanya
menyuluh/menerangkan saja tetapi kepada audience diberikan kesempatan untuk
bertanya dan menanggapi dengan teknik Focus Group Discussion (FGD).
c) Metode Pemberdayaan artinya bahwa seorang tenaga penyuluh sosial harus bisa melihat, mengamati potensi, sumber dan daya yang dimiliki masyarakat
sehingga penyuluh sosial dapat menjadi fasilitator untuk bersama-sama
masyarakat dapat mendayagunakan potensi dan sumber yang dimiliki untuk
penanggulangan masalah bersama yang dihadapi guna terwujudnya kesejahteraan
bersama.
Metode lainnya :
a) Berdasarkan
pendekatan sasaran :
1) Metode
perseorangan
2) Metode
kelompok
3) Metode
massal
b) Berdasarkan teknik komunikasi :
1) Langsung
artinya penyuluhan sosial yang dilaksanakan oleh penyuluh sosial yang bertatap
muka dengan khalayak sasaran.
2) Tidak
langsung artinya penyuluhan sosial yang dilaksanakan oleh penyuluh sosial yang
tidak bertatap muka dengan khalayak sasaran melalui berbagai media penyuluhan
sosial.
c) Berdasarkan indera penerima :
1) Indra
penglihatan
2) Indra
pendengaran
3) Indra
campuran
2. Media Penyuluhan
a) Alat bantu yang berfungsi sebagai perantara yang dapat dipercaya antara
penyuluh dengan sasaran sehingga pesan dan info yang disampaikan lebih jelas
dan nyata. Alat tersebut bisa diamati,
didengar, diraba, dan dirasa. Contoh :
1) Media
Elektronika
Radio dan televisi meliputi :
Dialog interaktif; sosialisasi, seminar,
Diskusi aktual; public service announcement (PSA) atau
Iklan layanan masyarakat; short message service (SMS).
2) Media Cetak
meliputi :
Majalah, Koran, leaflet, booklet, banner, baliho, billboard, spanduk.
3) Media
Tradisional meliputi :
Ketoprak, wayang, ludruk, lenong, kesenian daerah lainnya.
b) Selain memperjelas alat bantu dapat menarik perhatian, menimbulkan kesan
mendalam dan menghemat waktu.
c) Alat bantu
yang baik, bila sesuai dengan pesan/info yang disampaikan dan dapat memperjelas
informasi.
d) Perhatikan :
tidak semua alat bantu mudah dibawa tersedia dimana-mana
e) Alat bantu/peraga penyuluhan
1) Benda : sampel, model, specimen
2) Barang cetakan : Pamflet, leaflet, brosur, poster, foto
3) Gambar
diproyeksikan : slide, movie, film
4) Lambang
grafika : peta, diagram,
grafik, skema
3. Materi Penyuluhan
Adalah bahan yang disiapkan
oleh penyuluh social dalam rangka pelaksanaan penyuluhan :
a) Sesuai tingkat kemampuan sasaran/masyarakat
b) Tidak bertentangan dengan adat
istiadat dan kepercayaan
c) Mampu
mendatangkan keuntungan
d) Bersifat
praktis, mudah dipahami dan diaplikasikan
e) Mengesankan
dan dapat dimanfaatkan dengan hasil nyata dan segera dinikmati.
4. Waktu dan Tempat
a) Waktu,
sesuaikan dengan kebiasaan masyarakat
b) Tempat
representative, mudah dijangkau.
3. Komunikasi, Inovasi, Adopsi inovasi dan
Difusi inovasi
Hal yang
terakhir yang perlu diperhatikan dalam melakukan penyuluhan sosial yang efektif dan efisien adalah :
·
Komunikasi
Acuan mengefektifkan komunikasi dalam
penyuluhan adalah :
1. Harus
diupayakan adanya kepentingan yang sama antara kebutuhan yang dirasakan
penyuluh dan masyarakat sasarannya
2. Pesan
yang disampaikan harus merupakan (salah satu) pemecahan masalah yang sedang
dihadapi oleh masyarakat sasarannya
3. Komunikator
meyakini keunggulan pesan yang disampaikan, dan memiliki keyakinan bahwa
masyarakat sangat mengharapkan bantuannya
4. Pesan
yang disampaikan harus mengacu pada kepuasan dan perbaikan mutu hidup kedua
belah belah pihak (terutama bagi sasarannya).
·
Inovasi
Inovasi
tidak sekedar sebagai sesuatu yang baru, tetapi lebih luas dari itu, yakni
sesuatu yang dinilai baru atau dapat mendorong terjadinya pembaharuan dalam
masyarakat atau pada lokalitas tertentu. Artinya, agar penyuluhan dapat efektif
dan efisien maka penyuluh harus memberikan inovasi yang sesuai dan benar-benar
dibutuhkan oleh sasaran penyuluhan.
·
Adopsi inovasi
Adopsi
adalah sebagai proses perubahan perilaku baik yang berupa : pengetahuan
(cognitive), sikap (affective), maupun keterampilan (psycomotoric) pada diri
seseorang setelah menerima inovasi yang disampaikan penyuluh kepada masyarakat
sasarannya. Disini penyuluh harus memastikan sasaran penyuluhan telah
mengadopsi inovasi yang telah disampaikan oleh penyuluh dan mengaplikasikannya
dalam kehidupannya.
·
Difusi inovasi
Difusi merupakan suatu proses dimana suatu
ide-ide baru (yg biasanya disebut inovasi) disebarkan pada individu atau kelompok
dalam suatu sistem sosial tertentu. Sehingga seorang penyuluh berusaha agar
penyuluhan yang telah dilakukan dapat disebarkan ke orang lain seperti anggota
keluarga, kerabat, dan lain-lain.
KESIMPULAN
Penyuluhan
dikatakan efektif dan efisien jika tercapainya tujuan yang diinginkan dan
terjadinya perubahan dalam waktu yang
tidak lama dan tepat sasaran. Untuk melakukan penyuluhan yang efektif dan
efisien, maka seorang penyuluh harus mempersiapkan, memperhatikan dan melakukan
hal-hal berikut :
1. Melakukan penyuluhan sesuai dengan
prinsip-prinsip penyuluhan
2. Memperhatikan faktor-faktor yang
mempengaruhi perubahan, yang terdiri dari :
keadaan pribadi sasaran, kondisi
lingkungan fisik dan kondisi lingkungan sosial budaya.
3. Menggunakan metode dan teknik penyuluhan
yang tepat serta menggunakan media yang dibutuhkan yang dapat menunjang
keefektifan dan keefisienan penyuluhan.
4. Menyiapkan materi penyuluhan sebaik dan
selengkap mungkin dan mudah dimengerti oleh sasaran penyuluhan
5. Menyesuaikan waktu sesuai dengan kebiasaan
masyarakat serta tempat penyuluhan mudah dijangkau oleh sasaran penyuluhan.
6. Menggunakan komunikasi yang baik dalam
proses penyuluhan dan mudah dimengerti
7. Inovasi yang digunakan oleh penyuluh harus
sesuai dengan kebutuhan masyarakat
8. Penyuluh memastikan bahwa sasaran penyuluhan
mengadopsi inovasi yang disampaikan oleh penyuluh dan mengaplikasikannya dalam
kehidupannya.
9. Penyuluh berusaha agar inovasi yang telah
diadopsi dapat disebarluaskan kepada orang lain.
DAFTAR PUSTAKA
jurnal.ugm.ac.id/wisdom/article/view/3103
Pusat Penyuluhan Sosial.2001. Standard Umum Penyuluhan Sosial. Jakarta: Departemen
Sosial RI.
Pusat Penyuluhan Sosial.2008. Materi Penyuluhan Sosial Bidang Kesejahteraan Sosial. Jakarta: Departemen Sosial RI.
Sri
Ismudiyati,Yuti. 2015. “Penyuluhan Sosial”, Handout Mata Kuliah Penyuluhan
Sosial Dalam Pekerjaan Sosial. STKS BANDUNG, 27 Januari 2015.
Sri
Ismudiyati,Yuti. 2015. “Komunikasi, Inovasi, Adopsi inovasi, dan Difusi
inovasi” Handout Mata Kuliah Penyuluhan Sosial Dalam Pekerjaan Sosial. STKS
BANDUNG, 10 Maret 2015.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar